Minggu, 04 Maret 2012

Slim vs Fat


So, what do you think?
Apakah di antara kalian pernah merasa bermasalah dengan berat badan? Mungkin tidak sedikit orang yang berpendapat seperti itu. Sudah menjadi hal yang lumrah, karena sebagian orang ingin memiliki tubuh yang sempurna menurut pribadi orang tersebut.
Tapi tidak dengan saya. Saya merasa ini lah saya, saya yang memiliki tubuh flat dari atas sampai bawah, tidak memiliki lekuk tubuh seperti model di televisi. It’s me, I’ll be fine with my body.
Memang tidak jarang orang bilang saya terlampau kurus, kering, kelontang, sisa kentut sama tulang doang.. anything problem with me? Biarlah, kalo kata Kabayan ‘sabodo teuing’.
Apakah dosa memiliki tubuh yang teramat langsing? Toh orang gemuk juga ingin memiliki tubuh kurus dan rela menjalani program diet sepanjang tahun. Menurut saya, kurus atau gemuk itu bukan merupakan keturunan atau suatu pilihan lagi, tapi sudah menjadi takdir.
Boleh percaya atau tidak, jika berat badan itu merupakan keturunan mungkin hanya beberapa persen, karena hukumnya gen itu memang menentukan. Tapi saya tidak menurunkan gen dari bokap-nyokap yang notabennya adalah gemuk permanen. Dan jika kurus dan gemuk itu merupakan suatu pilihan, tidak juga menurut saya. Karena bisa dikatakan saya juga ingin memiliki berat badan yang lebih daripada ini. Namun saya hanya lebih bersyukur atas apa yang diberikan-Nya, karena ini adalah takdir.
‘Kecil-kecil makannya banyak’ kalimat itu yang acap kali dilontarkan orang terdekat saya. Entah mengapa, jika saya memiliki nafsu makan yang cukup, tapi saya tidak gemuk? Sampai suatu waktu saya pernah mengonsumsi produk obat penambah napsu makan, dan hasilnya tetap nihil, SKTS (sekali kurus tetep kurus). Atau mungkin Anda pikir saya termasuk orang penderita cacingan? Percuma, hasilnya tetep nihil SKTS.
Hal itu justeru membuat saya aneh dengan orang yang tidak merasa sempurna dengan bentuk tubuh yang dimilikinya. Apa sesungguhnya yang mereka cari? Bentuk tubuh ideal seperti Olla Ramlan, yang dikontrak produk pakaian pembentuk tubuh yang iklannya gak abis-abis di tv? Tepok jidat*
Hal itu sudah biasa, sangat lumrah bagi sebagian orang. Yang membuat saya teramat sangat sungguh aneh adalah, jika ada orang yang menuntut orang lain untuk memiliki berat badan yang orang itu inginkan. Padahal faktanya seseorang itu terbukti tidak dapat gemuk dengan mudah, seperti saya contohnya.
Apa sesungguhnya yang menjadi motif orang tersebut? Saya ambil contoh, misal seorang pria menuntut kekasihnya untuk lebih gemuk lagi, tapi wanita itu memiliki tipe seperti saya. Apa kalian dapat mengira apa motif tersembunyi di diri seorang pria tersebut? Saya berpendapat, mungkin ia malu melihat kekasihnya kurus, tidak enak untuk dipeluk? Atau mungkin takut tidak memuaskan di atas ranjang? Entahlah, hanya pria itu yang tau.
Jika hanya memiliki alasan seperti itu, mengapa seorang pria tidak mencari wanita lain yang telah memiliki tubuh ideal? Tidak sulit menurut saya. Jika memang pria tersebut juga memiliki tubuh yang ideal, sixpack, one pack, etc.
Pesan saya, syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah, tetap jalani hidup ini, lakukanlah yang terbaik untuk diri sendiri dan orang lain. Sepenggal lirik by D’Massiv :D
Mensyukuri apa yang telah diberikan itu sangat penting, dan terimalah segala sesuatu apa pun itu dengan ikhlas dan bangga, mengeluh pada diri sendiri tidak akan berguna apalagi pada orang lain. Semua yang buruk bisa diperbaiki jika kita awali dengan niat yang baik.
Yang terpenting, jangan pernah menyakiti diri sendiri hanya untuk terlihat lebih baik. Jika kita dapat menghargai diri sendiri kita dapat menghargai oranglain, dan oranglain pun dapat menghargai kita.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar